maaf..

Saturday, October 22, 2011

pernah kah elo ngerasain kangen banget sama seseorang yang bahkan lo nggak tau apa orang yang lo kangenin itu kangen juga atau nggak sama lo.

itulah yg sedang gue rasakan sekarang. nggak tau kenapa tiba-tiba gue kangen sama orang itu. awalnya mungkin hanya bermula dari sebuah mimpi yang datang tiba-tiba. gue udah lamaaaaaaa banget ngga pernah mimpiin dia lagi. tapi beberapa malam yang lalu gue mimpiin dia. gue nggak tau maksud mimpi itu apa. apa itu cuman "kembang tidur" aja seperti yang banyak orang bilang?

temen gue berkata "lo waktu mau tidur mikirin dia dulu nggak, gal?" gue jawab, "nggak". karena emang gue nggak mikirin dia sebelum tidur. "itu artinya dia lagi kangen gal sama elo." dan taraanngg ketika temen gue berkata begitu, gue jadi agak melayang yah karena ngarepin. tapi gue sadar posisi gue. disini, gue sebagai siapa? didalam hubungan gue sama dia posisi gue sebagai apa? disini gue berperan sebagai seseorang yang harus bisa menjadi temannya padahal didalem hati gue, gue nggak mau jadi temennya. itu berat banget.

dan sejak mimpi itu lah gue jadi kangen banget sama dia. tapi gue seharusnya sadar dimana posisi gue. gue itu cuman temennya, cuman orang luar yang bahkan nggak bisa masuk ke dalam dunianya.

perasaan kangen yang awalnya udah agak mereda karena kesibukan gue tiba-tiba dateng lagi. dateng di tempat yang salah, disituasi gue yang juga salah. apa ini cuman keadaan hati gue yang lagi nggak menentu aja atau gimana.

hujan, sepi, dingin, kereta, memories, Y, one man. ketika semua kombinasi tersebut bersatu. duaaarr rasanya kayak ada yang mau meledak di dalam hati. nggak tau, tapi rasanya sakit, kangen, deg-degan, dan mau nangis. itu kombinasi perasaan yang aneh yang bahkan lo nggak akan kuat ngerasainnya. karena rasanya sakiiiiiittt banget karena lo harus menahan semua rasa tersebut biar ngga meledak.

maaf gue tidak bisa menemukan orang lain yang lebih baik dari lo seperti yang pernah lo bilang ke gue. maaf karena lo masih satu-satunya orang yang ada disini. maaf karena gue masih sayang sama lo. maaf. maaf. maaf...

gals

I have a dream

Wednesday, October 12, 2011

Dear, Mr. Gee

I dreamed of you last night

From,
Me



Nadia bilang, katanya kalo kita mimpiin orang tapi ngga mikirin orang itu pas mau tidur, itu artinya orang itu lagi kangen sama kita. boleh saya berharap begitu, Mr. Gee??? (:

Pasar BIPA

Monday, October 10, 2011

hari ini sebenernya saya itu kuliah siang. baru masuk sekitar jam 2. tapi tetap berangkat pagi jam 9an. awalnya memang rencana mau dateng ke Pasar BIPA sama Donna dan Mano, dan ternyata Donna juga janjian ama Nadia, tapi karena pasar BIPA dimulai jam 10, jadi saya, Mano, Donna, dan Nadia ngerjain tugas Seminar PKL dulu deh. abis ngerjain tugas Seminar PKL yang dihentikan paksa jam setengah 11 karena takut keabisan aja di Pasar BIPA.

BIPA adalah singkatan dari Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing. biasanya pelajar2 BIPA ini terdiri dari berbagai bangsa kayak Korea, Jepang, Cina, Turki, India, Afrika, Eropa, dan Amerika. meskipun terdiri dari berbagai negara tetapi yang banyak mendominasi itu adalah orang-orang Korea (hampir lebih dari setengah populasi BIPA). mereka ini adalah mahasiswa/i asing yang belajar Bahasa Indonesia. tujuan mereka belajar Bahasa Indonesia? macem-macem. ada yang sedang bekerja di Indonesia, ada yang ingin kuliah di Indonesia, dan lain-lain.

lalu apa itu Pasar BIPA? Pasar BIPA itu acara rutin yang biasa dilakukan oleh mahasiswa/i BIPA 1 (ada 3 level BIPA di FIB UI). BIPA 1 itu artinya mahasiswa/i BIPA yang masih level 1 Bahasa Indonesianya, biasanya mereka masih sering memakai bahasa ibu mereka kalau ngobrol dengan teman yang berasal dari negara yang sama. sementara di Pasar BIPA mereka diwajibkan berbicara dalam Bahasa Indonesia dan sering ada tulisan "Kawasan Wajib Berbahasa Indonesia" di Pasar BIPA tersebut. Pasar BIPA ini gunanya untuk mendekatkan antara pelajar asing dengan pelajar Indonesia serta melatih kemampuan Bahasa Indonesia bagi para pelajar BIPA ini.

apa saja yang ada di Pasar BIPA? yang jelas pelajar2 asing itu ya. trus di Pasar BIPA ini mereka biasanya jualan gitu. yang mereka jual itu ada makanan, minuman, aksesoris, dll. tapi kebanyakan mereka semua menjual makanan dan minuman. mereka menjual makanan dan minuman yang khas dari negara mereka. seperti tadi misalnya, banyak pelajar Korea yang menjual makanan dan minuman dari negara Korea seperti bibimbap, jajangmyeon, snack2 Korea, serta minuman yang terbuat dari ginseng. kalau pelajar Jepang mereka tadi menjual furoshiki atau kain yang dapat digunakan untuk membungkus apapun dan terkenal dengan ramah lingkungan. pelajar Turki pun menjual aneka makanan khas negaranya seperti kebab, roti yang dikasih sate ayam (entah apa namanya), dll.

Pasar BIPA ini jadi salah satu acara yang paling dinanti oleh warga FIB UI. kenapa??? karena di acara Pasar BIPA ini saatnya untuuukkk cuci mata. hahaha soalnya banyak banget pelajar asing yang tampan nan sedap dipandang mata. yang mau nyari jodoh orang asing, bisa banget nih dateng ke Pasar BIPA. LOL.

serunya dari Pasar BIPA, pertama ya kita jadi tau eksistensi mereka. cahelaahh bahasanyaaaa sebenernya mah keberadaan mereka itu selalu ada dan terlihat karena mereka "berbeda" diantara pelajar Indonesia yang begitu2 aja. hahaha. trus yang kedua melatih mereka untuk berbahasa Indonesia dengan lebih fasih. sumpah kalo dateng ke Pasar BIPA itu ga bakal berenti ketawa deh denger Bahasa Indonesia mereka yang masih berantakan. jangan heran kalo nemu tulisan "boleh harga tawar" (maksudnya harga boleh ditawar) di Pasar BIPA karena Bahasa Indonesia mereka itu masih terbatas banget. atau mereka yang kebingungan sendiri karena bingung ngasih kembalian ke kita, apalagi orang Korea secara mereka ngitung mata uang itu dengan sistem puluh ribu dan bukan ribu. jangan heran juga kalo ketemu anak BIPA ngomong "minta maaf" (maksudnya maaf ya) karena kita kalah main di stand mereka. hahahha pokoknya kocak banget deh.

okay segitu aja deh informasi tentang Pasar BIPA yang bisa saya kasih. kurang tau juga sih kapan lagi ada Pasar BIPA. tapi biasanya Pasar BIPA itu dilaksanakan dari jam 10.00-12.00 siang. tapi jangan pernah dateng lewat dari setengah 12, karena dijamin udah keabisan makanan/minuman disana. laris manis banget itu Pasar BIPA.

-best regards-
gals

p.s.: maaf lama tidak update blog lagi. mungkin untuk berikutnya juga akan lama tidak update (:

Ubah -> Berubah -> Perubahan

Thursday, August 25, 2011

dalam kamus besar bahasa indonesia berubah/ubah memiliki artian:


ber·u·bah v 1 menjadi lain (berbeda) dr semula: 2 bertukar (beralih, berganti) menjadi sesuatu yg lain: 3 berganti (tt arah)

ketika seseorang masih berada dalam kandungan, mereka telah mengalami proses perubahan. yang tadinya hanya sebuah cairan kemudian mulai berubah dan membentuk sebuah janin sempurna dan kemudian dilahirkan. setelah dilahirkan pun ia tidak akan berhenti berubah. dari yang tadinya hanya seorang bayi kecil yang tidak dapat melakukan apapun kemudian berubah menjadi seorang balita, anak-anak, remaja, hingga kemudian tua. perubahan yang terjadi tersebut hanya perubahan fisik semata, tapi ketika ia berubah dari anak-anak, remaja, hingga tua bukan hanya perubahan fisik yang terjadi tetapi juga perilaku, sifat, dll pun ikut berubah.

hari ini mungkin bisa dibilang sebagai hari yang cukup spesial karena saya dan teman-teman SMA bisa melaksanakan buka puasa bersama, meskipun tidak semua dari kami hadir. satu tahun tidak bertemu dan ketika bertemu memang banyak perubahan yang terjadi hingga saya sendiri tidak sadar kalau saya pun sebenarnya juga berubah. mungkin kita tidak menyadari perubahan yang terjadi di dalam diri kita sendiri, tapi orang lain yang cukup dekat dengan kita akan dengan sangat jelas menyadari perubahan tersebut.

jika seorang teman tidak mengatakan "Galuh sekarang liar yah." mungkin saya tidak akan menyadari kalau saya berubah. cukup kaget juga dengan kata-kata teman saya tersebut. liar? apakah saya berubah sebegitu drastisnya?

saya itu bukan orang yang mudah bergaul dengan orang lain, pun ketika di SMA. saya dulu tidak benar-benar dekat dengan mereka, ada sih beberapa yang dekat, tapi tidak sampai satu kelas. saya hanya tau nama mereka, nomer telepon, dan beberapa informasi umum dari mereka. karena saya merasa saya berada di lingkaran yang berbeda dengan sebagian dari mereka. dan itulah yang saya sesali sekarang.

ketika tadi kita bertemu lagi saya memang ngerasa berbeda dengan keadaan di SMA. saya jadi lebih mudah ngobrol dengan mereka, tidak canggung, dan lebih terbuka. itulah kenapa saya menyesal baru bisa sedekat ini dengan mereka semua ketika sudah lulus. meskipun begitu tetap saja masa SMA itu yang paling dikangenin. kalo ngeliat ada anak SMA pake putih abu-abu malah saya iri pengen kembali ke masa itu lagi dan memperbaiki sikap tertutup saya.

ah iya balik lagi ke soal teman yang mengatakan saya "liar" tadi. ini adalah teman dekat saya dari SMP hingga sekarang, namanya Azizah Amalia, tapi saya biasa manggil dia aJ. saya senang berteman dengan dia karena orangnya yang blak-blak-an dan jujur. dia bisa ngomong tidak suka langsung di depan saya termasuk ketika dia berkata kalau saya "liar". well, pas pulang tadi kita sempet ngobrol2 soal "liar" ini. memang saya duluan sih yg memulai dan bertanya "emang gw berubah ya, J?" dan dia dengan jujur berkata ya. dia bilang saya memang berubah. saya jadi lebih santai, dan terbuka.

yang namanya perubahan itu pasti terjadi dalam diri seseorang sebenarnya. entah itu perubahan ke arah yg baik atau justru sebaliknya. perubahan itu proses, dan saya bersyukur saya sedikit berubah ke arah yang lebih baik. saya mengakuinya kalau saya jadi lebih santai ketika ngobrol2 tadi dengan teman2 SMA saya, sangat berbeda dengan ketika masih di SMA dulu. saya sendiri juga heran kenapa bisa begitu. padahal mereka adalah orang yang sama. buat saya ini adalah sebuah kemajuan.

tapi satu hal yang mengganggu saya adalah saya merasa sangat berbeda ketika bergaul dengan teman2 SMP saya. jujur saja saya merasa sangat canggung ketika bertemu dengan mereka lagi. tidak santai seperti ketika bertemu teman2 SMA. rasanya itu kayak ada sebuah tembok kasat mata yang terbangung di depan kami. mungkin karena pergaulan yang berbeda jadi ketika bertemu kita membutuhkan suatu adaptasi baru. lucu memang, seorang teman yang dulu sangat dekat dengan kita justru sekarang menjadi yang paling canggung.

aJ bilang pertemanan yang terjadi di SMP dengan SMA itu berbeda. SMP itu adalah saat dimana kita belajar bersosialisasi. sosialisasi dengan guru, teman, dll. tapi ketika di SMA, di sanalah kita pada akhirnya bertemu dengan teman yang beneran teman. dan saya juga setuju dengan pendapat aJ kalau masa SMP itu lebih berat daripada masa SMA. kenapa? ketika SMP tanpa disadari terjadi sebuah stereotype yang lebih kuat dibanding SMA. ketika SMP kita main dengan teman2 maka anggapannya adalah kita kenal, tapi kita ga maen bareng. lo maen ama dia, gw maen ama dia. kita boleh sekelas, tapi kita ga maen bareng, kita boleh seangkatan, tapi kita ga maen bareng. anggepannya adalah seperti itu hingga sekarang. sangking kuatnya sebuah stereotype yah, sampe menganggap satu kelas itu ya adanya cuman temen2 dalam lingkaran lo aja.

kalo SMA yang saya rasakan memang ngga begitu. meskipun saya tidak begitu dekat dulu dengan teman-teman saya tapi kita main bareng. kita sekelas, kita main bareng. kita seangkatan, kita main bareng. main bareng itu memang bisa dengan siapa aja, tapi tetap ketika SMA ada orang-orang yang lebih dekat dengan kita dibanding yang lain. sterotype itu meskipun ada tapi tidak sekuat SMP yg bener2 menganggap hanya mereka yg ada, yg lain invicible.

itulah kenapa saya pada akhirnya bisa berubah dengan teman2 SMA saya tapi tidak dengan teman2 SMP saya. contoh paling kecil adalah buka puasa bareng seperti ini. teman2 SMA saya semua diajakin untuk buka puasa, tanpa mengenal batasan. tapi teman2 SMP saya hanya "kubu" tertentu yg mengadakan, dan ketika diajakin untuk "gabung dengan kubu lain" mereka menolak dengan berjuta alasan.

ah, tiba-tiba saya teringat dengan kata-kata yang cukup fenomenal dan banyak dikenal oleh orang banyak, yaitu "menjadi tua itu pasti, tetapi menjadi dewasa adalah pilihan". tapi saya mempelajari hal lain dari kata-kata tersebut sehingga saya lebih senang mengatakan "menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa itu proses". ya, ketika seseorang bertambah tua ia merasa memiliki tanggung jawab untuk berubah dan menjadi pribadi yang sesuai dengan umurnya. itulah kenapa saya mengatakan dewasa adalah sebuah proses.

ini sebenernya udah menggurita kemana tau ceritanya ya. dan inti dari pembicaraan saya dan aJ hari ini adalah:

"Berubahlah bila itu dianggap perlu dan selama masih dalam batasan yang wajar" --aJ

-best regards-
gals

ps: ternyata liar yg dimaksud aJ itu bukan saya yg liar dalam arti jadi binal yah, tapi perubahan yang agak berlebih :p . sayangnya di Indonesia itu kata liar selalu bermakna negatif.