Tango - Goo Hye Sun

Sunday, October 07, 2012


Judul: Tango (탱고)
Penulis: Goo Hye Sun (구혜선)
Penerbit: Ufuk Publishing House
Tahun Terbit: 2009 (Korea) dan 2012 (Indonesia)
Harga Buku: Rp 54.900,- (TB. Gramedia)

Yun tidak pernah menyangka hubungannya dengan Kang Jong Woon harus berakhir ditahun kedua mereka menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih. ia tidak mengerti mengapa Jong Woon memilih mengakhiri hubungan mereka dibanding mempertahankannya. Yun pernah menganggap bahwa berakhirnya hubungan mereka juga karena dirinya yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya sebagai penerjemah bebas yang menuntutnya untuk bekerja sepanjang waktu. Yun bahkan melakukan pekerjaan tersebut juga demi menghidupi dirinya dan Jong Woon karena lelaki itu tidak terlalu beruntung dengan pekerjaannya.

Ketika akhirnya cinta mereka harus berakhir Yun masih belum dapat menerimanya. Ia pergi ke apartemen Jong Woon dan mendapati lelaki tersebut telah bersama dengan perempuan lain. Yun akhirnya menyadari bahwa sebenarnya rasa cinta yang ada di hati mereka telah lama hilang dan Jong Woon memiliki cinta lain selain dirinya. Yun mengikuti saran temannya untuk bertemu dengan Min Young, atasannya di penerbitan dan menaruh hati pada Yun. Min Young bahkan melamar Yun dengan memberikan gadis itu sebuah cincin sebagai tanda keseriusannya. Di sisi lain sebuah cinta ditawarkan kepada Yun oleh seorang laki-laki bernama Si Hoo yang ternyata adalah mantan pacar teman Yun, Eun Yi. Diantara dua cinta Yun harus memilih satu yang akan diperjuangkannya. Yun akhirnya memilih untuk menarikan tarian tango dengan Si Hoo.

Tango adalah tarian yang pernah diajarkan Jong Woon pada Yun. Yun akhirnya sadar bahwa mereka selama ini tengah menarikan tango dengan langkah yang tidak seirama dan saling injak sehingga menyakiti pasangan mereka. Yun menyadari bahwa dirinya lebih nyaman menarikan tango bersama dengan Si Hoo dan ia akhirnya membuka hatinya untuk Si Hoo. tapi sayang ketika Yun sudah memilih sesuatu kembali terjadi dengan hubungan percintaannya.

apa sesuatu yang terjadi tersebut? bagaimana kisah Yun dan Si Hoo selanjutnya? temukan ending langsung di novelnya :D

Tango adalah novel pertama yang dibuat oleh artis multi talenta pemeran Geum Jan Di di Boys Before Flowers, Goo Hye Sun. novel ini dalam waktu seminggu sudah terjual sebanyak 30.000 kopi. saat ini pun Tango sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

awalnya saya beli novel ini dan tertarik membacanya adalah karena penulisnya yang seorang aktris Korea. awal membaca pun masih agak kurang ngerti dengan terjemahannya tapi lama-lama saya mulai menikmati membacanya walaupun masih harus membaca dua sampe tiga kali baru ngerti. selama membaca terjemahan novel ini saya jadi mikir apa novel Korea selalu seperti ini ya, penuh dengan majas dan perumpamaan. oh iya novel ini jadi beda karena Goo Hye Sun memasukkan lukisannya di dalam novel ini. jadi ia membuat ilustrasi sendiri dari novel yang ditulisnya ini. keren. denger-denger juga lukisan-lukisan yang ada dibuku ini pun sempat dipamerkan di galeri La Mer Insadong, Seoul, dan jadi pameran lukisan pertama yang digelarnya. double keren! cantik, seorang aktris, sutradara, model, penulis, dan pelukis, bener-bener multi talenta.

saya kasih rating 3,5 untuk novel ini karena terbantu dengan lukisan-lukisannya yang keren!

-best regards-
gals

"kau harus menerima dirimu sendiri. lalu, kau harus melepaskan dirimu.." - Hee Dae

"hidupku. aku peran utama dalam hidupku, kan?" - Yun

"jika beruntung, aku juga akan mencintai orang lain lagi.." - Yun

Seandainya - Windhy Puspitadewi

Wednesday, September 12, 2012


Judul: Seandainya: Tentang Rasa yang Tak Kunjung Terucap
Penulis: Windhy Puspitadewi
Penerbit: Gagas Media
 Tahun Terbit: 2012
Harga Buku: Rp 33.600,- (bukabuku.com)

setting waktu dimulai pada tahun 2002 di mana Rizki akhirnya diterima di Sekolah Menengah Atas (SMA) setelah harus menunda sekolahnya selama 2 tahun. pada hari pertama sekolah ia dan 3 orang murid lainnya, Arma, Juno, dan Christine, dikerjai oleh seniornya. sejak saat itu mereka berempat selalu ditempatkan di kelas yang sama.

setting waktu kemudian berubah ke tahun 2004 dimana mereka sudah menjadi murid senior di SMA-nya. berbagai permasalahan kemudian muncul di setting ini. bisa dibilang, ini lah awal mula cerita mereka. Rizki harus menghadapi temannya yang sama-sama berasal dari keluarga tidak mampu, Agus, yang selalu meminjam uang kepadanya. Agus terobsesi hidup mewah karena berteman dengan Randy, anak orang kaya di sekolah mereka. sayangnya, masalah ini berakhir tragis dengan kematian Agus karena bunuh diri. selain masalah Agus, Rizki juga harus menghadapi perasaannya yang mulai tumbuh pada Juno, tapi ia sama sekali tidak mampu mengutarakannya langsung pada gadis tersebut. belum lagi Christine yang tiba-tiba juga mengutarakan perasaannya pada Rizki.

Christine merupakan putri tunggal dari Gubernur Jawa Timur. ia harus selalu mengenakan "topeng" kemana pun ia pergi. ia dituntut untuk memberikan citra keluarga harmonis dihadapan orang-orang demi ayahnya yang seorang gubernur. Christine sebenarnya lelah dengan hal tersebut. ia kemudian merasa sangat tersanjung ketika mendapat surat-surat yang selalu dikirimkan oleh orang dengan inisial D yang belakangan diketahui bernama Daniel. Daniel rupanya hanya memanfaatkan Christine dengan menjadikan gadis itu bahan taruhan. akhirnya pengirim surat dengan inisial D yang sebenarnya mucul dan diketahui adalah Derry, teman sekelasnya. Christine juga pernah mencoba melakukan usaha percobaan bunuh diri dengan menembakkan peluru ke kepalanya, tapi perbuatannya itu berhasil dicegah oleh Rizki, Arma, dan Juno. ketika itulah Christine mengutarakan perasaannya pada Rizki.

Arma dan Juno merupakan kakak adik. Arma adalah kakak Juno. ia bisa sekelas dengan adiknya karena telat satu tahun. hal itu disebabkan karena Arma perna mengalami sakit selama setahun dan mengharuskannya untuk cuti sekolah dulu. cita-cita Arma sejak dulu adalah menjadi dokter karena bagi Juno dokter merupakan pekerjaan yang hebat. demi membahagiakan adiknya lah Arma ingin menjadi dokter padahal ia sendiri sangat membenci profesi itu meskipun kedua orang tua mereka berprofesi sebagai dokter. untuk menjadi dokter, Arma harus bisa mengatasi rasa bencinya yang beralasan dan mengatasi traumanya terhadap darah. selain itu ia juga harus menghadapi perselisihan dengan Juno.

Juno gadis yang periang. ia adalah adik dari Arma. Juno memiliki cita-cita ingin menjadi seorang diplomat tapi kemudian berbelok menjadi seorang psikolog. Juno diam-diam memendam perasaan yang dalam pada Rizki. ia juga tidak mampu mengutarakannya. selain itu Juno juga harus menghadapi permasalahannya dengan Arma yang berasal dari kesalahpahaman.

setelah menghadapi serangkaian masalah dari setting waktu 2004, setting waktu kemudian berubah ke tahun 2010 dimana ini adalah akhir dari novel ini. siapa yang akhirnya Christine pilih? apakah Arma dapat menjadi dokter sesuai dengan cita-citanya? bagaimana dengan keadaan Juno dan Rizki di tahun ini? apakah Juno dan rizki akhirnya bersatu? jawabannya bisa dibaca sendiri di novelnya yaa (:

pertama kali beli novel ini karena tertarik sama kata-kata di sampul belakangnya. menyentuh banget. tapi pas baca, jujur aja saya kecewa dan ngga menemukan korelasi antara kata-kata tersebut dengan ceritanya. mungkin kata-kata tersebut mewakili perasaan Juno dan Rizki, tapi kenapa ceritanya harus punya ending begituu? ini sih yang bikin saya kurang puas, ending cerita dan fokus ceritanya. ending ceritanya agak mengecewakan menurut saya. saya nggak akan ceritakan di sini, silahkan baca sendiri. 

masalah fokus cerita, awalnya saya mulai ngerti nih jadi pemeran utama dari novel ini adalah Juno dan Rizki, tapi makin lama kebelakang pemeran utamanya jadi mereka berempat, Juno, Rizki, Arma, dan Christine. awalnya sih oh, okee, jadi pemerannya empat dengan latar cerita yang berbeda-beda. di sini fokus cerita yang awalnya ke Juno dan Rizki mulai berubah. menurut saya meskipun penulis berusaha ingin menampilkan cerita dari masing-masing tokoh, ia seharusnya tidak kehilangan fokus pada Juno dan Rizki. 

skala 1-5 saya kasih 2,5 (:

buat teman-teman yang mau baca novel ini silahkan yaa, siapa tahu kalian memiliki pendapat dan pemikiran yang berbeda dengan saya. siapa tahu kalian justru malah suka sama novel ini, sama seperti teman saya. dia bilang endingnya bagus, walaupun menurut saya nggak (: kalau saya lebih suka novelnya Windhy yang judulnya Let Go.

happy reading people (:

"jika dilupakan, jika tidak diingat berarti dia tidak pernah ada.." - Juno
"orang-orang yang menyembunyikan perasaan itu pasti punya alasan kenapa dia melakukannya.." - Juno
"karena terkadang ada beberapa hal yang harus dikatakan baru bisa dimengerti.." - Rizki
"kalau kamu punya tekad yang besar maka tekad itu akan mengalahkan ketakutanmu.." - Dokter Reza
"buku apapun akan saya baca karena bagi saya tidak ada buku yang jelek, yang sedikitpun tidak dapat diambil pelajarannya.." - Rizki

best regards
gals

Rainbow and Ocean - Ruth Priscilia Angelina

Wednesday, September 05, 2012


Judul: Rainbow and Ocean
Penulis: Ruth Priscilia Angelina
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2012
Harga: Rp 34.000,- (bukabuku.com)

Clara tidak tahu kalau liburannya ke Swiss bisa sedikit mengubah perasaannya pada Neo, sahabat sekaligus cinta pertamanya. tidak, Clara tidak pernah jadian dengan Neo, tapi Neo adalah orang pertama yang membuat Clara jatuh cinta. ketika liburan di Swiss, Clara berkesempatan berkemah bersama Oom dan Tante-nya dengan menggunakan camper (mobil van yang menyerupai rumah memiliki kasur, dapur, dan kamar mandi). camper mereka bersebelahan dengan camper milik pasangan suami istri asal Korea-Swiss dengan seorang anak laki-laki mereka. Clara merasa ia jatuh hati dengan anak laki-laki tersebut. sayangnya hingga ia kembali ke Indonesia Clara tetap tidak mengetahui nama anak laki-laki itu. Clara hanya bisa menyimpan gelang berwarna pelangi yang niatnya akan diberikan pada laki-laki itu.

tidak ada yang berubah dengan perasaanya pada Neo meskipun kini dihati Clara masuk wajah laki-laki lain. Clara masih mencintai Neo, Clara masih menyayangi Neo, dan Clara masih tetap cemburu setiap kali melihat Neo bersama Janice. perasaannya pada Neo tidak pernah tersampaikan bahkan hingga mereka lulus kuliah dan Clara berhasil mendapatkan beasiswa S2-nya di Korea. Clara pergi tanpa pernah pamit pada Neo. Clara ingin melupakan Neo. bahkan ia meminta sahabatnya, Diana, untuk tidak memberitahukan kepergiannya pada Neo. Clara mengganti nomer hp-nya, menghapus akun twitter dan facebooknya, mengganti emailnya, dan berpesan pada mamanya untuk tidak memberitahu Neo juga. di Korea, Clara benar-benar ingin membuka lembaran baru dirinya tanpa Neo.

Kim Donggun adalah artis multitalenta yang tengah bersinar namanya di industri hiburan Korea saat ini. Clara akhirnya mengetahui bahwa Kim Donggun adalah anak laki-laki yang menjadi tetangga berkemahnya ketika di Swiss beberapa tahun lalu. Clara tidak menyangka kalau Donggun ternyata juga memiliki perasaan yang sama dengannya. Clara menerima pengakuan Donggun meskipun pemuda tersebut menembaknya tidak dengan cara yang romantis. tapi itulah salah satu sifat Donggun yang Clara suka diantara sifat aneh lainnya yang bisa tiba-tiba berubah dalam sekejap. Clara sudah merasa lebih baik dengan hidupnya saat ini. ia tidak pernah lagi memikirkan Neo.

siapa sangka akhirnya Clara dan Neo dipertemukan kembali di Korea. Clara diminta datang ke lokasi pemotretan Donggun dan menjadi pengganti dari model wanita yang akan berpasangan dengan lelaki itu. Clara terkejut ketika mengetahui bahwa fotografer yang akan memotretnya adalah Neo. 

gimana kelanjutan cerita Clara-Donggun-Neo setelah kedatangan cinta pertama Clara tersebut? silahkan dibaca langsung aja dinovelnya aja yaaa (:

sejujurnya saya beli novelnya karena tergiur dengan resensi novel ini yang pernah dibuat oleh salah satu blog dan karena covernya yang unik. tapi pas baca agak sedikit kecewa sih karena saya ngga dapet logika ceritanya. kadang-kadang saya mesti baca berulang kali untuk bisa ngedapetin feel dari maksud beberapa kalimat. jalan cerita yang cukup cepet dan nggak ada keterangan waktunya bikin saya sedikit bingung dan nebak-nebak sendiri ini part-nya udah berapa bulan/tahun kemudian. so sorry to say this. itu sih kekurangannya yang bikin saya rada kecewa sama isinya.

skala 1-5 saya kasih 2,5 (:

dan buat yang baca blog saya, ngga usah takut beli novel ini karena skala yang saya kasih kecil. karena kan pendapat tiap orang beda-beda jadi siapa tau kalo menurut kalian novel ini bagus. so, happy reading people (:

"but let me love you softly from now on, Neo. let me love you silently.." - Clara

"jadi inilah awal semua penyesalanku. cepat pulang. kamu hanya menyukaiku seorang. jangan jatuh cinta pada orang lain!" - Neo

"bogosipho*, Clara-ssi.." - Kim Donggun

best regards
gals

* I miss you

Impossible - Nina Ardianti

Thursday, August 30, 2012

heyooo people, akhirnya saya kembali ke dunia per-blog-an setelah sebulan absen ngga posting apa-apa. (sok sibuk lo, gal, toyor nih). well banyak hal yang udah lewat dalam sebulan ini dan tentunya basi banget kalo baru saya posting sekarang, misalnya kayak ucapan selamat puasa atau lebaran. ya kan? nah dari pada postingan saya sekarang dibilang basi mending saya posting sesuatu yang masih rada baru. ngga jauh-jauh kok, saya akan me-review novel yang sempet saya baca ditengah kesibukan kerja dan part time. judul novelnya itu "Impossible".

 
Judul: Impossible: Kau Tak Akan Pernah Bisa Seperti Aku
Pengarang: Nina Ardianti
Penerbit: Gagas Media
Tahun Terbit: 2012
Harga: Rp 36.000,- (bukabuku.com)

Anastasia Shaza Alamsjah, atau biasa dipanggil Nasta, adalah seorang murid dari Voltire International School (VIS). otaknya cemerlang, emang nggak cemerlang-cemerlang banget sih tapi dia adalah kandidat best student di VIS dan striker utama di tim sepak bola cewek VIS. hidupnya sama fabulous-nya dengan para murid VIS lainnya. 2 hal yang  Nasta tau kalo mau masuk VIS adalah otak lo harus encer banget, atau orang tua lo harus tajir banget dan point kedua lah yang sering Nasta liat di VIS.

kisah bermula ketika Nasta dipaksa kedua orang tuanya untuk mengikuti segudang les privat yang sebenarnya tidak dibutuhkannya. bukan karena sombong akan kemampuan otaknya, tapi karena memang Nasta sudah merasa cukup dengan kemampuannya. tapi ternyata orang tuanya tidak sependapat dengan Nasta dan merasa perlu memberikan les-les tersebut. dan seakan tekanan dari kedua orang tuanya belum cukup, Nasta harus menghadapi surat kaleng yang dikirim oleh orang yang tidak dikenalnya. nggak bener-bener surat kaleng sih karena isinya bukan surat dan nggak dimasukin ke dalem kaleng juga, tapi kumpulan foto-foto dirinya tengah berdua dengan Kafka, asisten pelatih klub sepak bolanya. sekilas emang ngga ada yang salah kalopun mereka berdua deket. tapi di VIS ada peraturan yang melarang seluruh karyawan VIS memiliki hubungan romantis dengan murid-muridnya, lagipula Nasta dan Kafka tidak seperti yang digambarkan dalam foto-foto tersebut. Nasta menganggap Kafka sebagai pengganti kakaknya, Nanza, yang sedang melanjutkan studinya di Bandung.

dinovel ini diceritakan bagaimana Nasta harus menghadapi masalah-masalah tersebut ditambah dengan hubungannya dengan Akira, pemain sepak bola cowok VIS, yang maju mundur. ada pula Dico yang terobsesi dengannya sejak grade 10 biar kata udah ditolak sama Nasta, dan cowok anak Harapan Bangsa yang bikin Nasta merasakan pengalaman naik metromini pertamanya, Al. terus siapa dong yang dipilih Nasta? gimana kelanjutan soal orang tuanya yang pemaksa itu dan siapa pengirim surat kaleng tersebut? mending baca langsung aja yaa (:

buat yang belum tahu, novel Impossible ini adalah novel terakhir dari rangkaian novel yang terangkum dalam satu seri yaitu The Glam Girls Novel. seri The Glam Girls itu dimulai dari Glam Girls, Reputation, sama Unbelievable yang nyeritain tentang clique-nya Rashi terus dilanjutin sama Magnificent, Outrageus, dan Impossible yang nyeritain clique-nya Tiara. dan itu artinya Nasta 1 clique dengan Tiara. ceritanya bukan cerita bersambung sih karena tiap novel itu beda tokoh utama. 1 novel itu menceritakan 1 sudut pandang dari salah 1 anggota clique tersebut tapi semua settingnya sama, sama-sama diambil di VIS dan tempat-tempat happening lainnya.

dari dulu sih saya pribadi suka banget ngikutin novel ini, jadi untuk Impossible ini rada sedih juga karena seri terakhir dari Glam Girls. sebenernya sih cerita dari kesemua serinya hampir mirip, yaitu relationship between friends, parents, and boys. ngga jauh-jauh dari itu. tapi setiap novelnya dikemas dengan baik meskipun konfliknya hanya berputar disitu-situ aja.

okaayy overall saya kasih nilai 3.5 dari skala 5 karena saya kurang puas sama endingnya, gantuuunggg. jadi berharap ada lanjutannya deh kalo begini caranya..

happy reading (:

best regards
gals