library

Get Lost in Bangkok part 4

Monday, November 16, 2015

baiklaahh langsung dilanjut lagi yaa cerita kami berdua waktu ke Bangkok kemarin. dan maaf buat update-an yang zuper lama ini. well yaaa there are sooo many things happened in past few months.

Minggu, 16 Agustus 2015

ada yang berbeda dengan Bangkok hari ini. setelah selama beberapa hari di Bangkok kita selalu nonton berita yang isinya tentang event fun bike gitu, hari ini adalah hari pelaksanaan kegiatan tersebut. nama acaranya adalah Bike For Mom. konon katanya, acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun ratu mereka yang ke 83. wiihh panjang umur yaa Ratu mereka. saya sama donna tidak berkesempatan sih untuk ikutan event ini. tahu kalo bakal ada event ini juga setelah ada di Bangkok. (lagian mana ada orang bawa2 sepeda ke luar negeri)

jadi hari minggu ini bila mengikuti itinerary kita akan mengunjungi Madame Tussauds Museum, kemudian jalan-jalan di wilayah Siam, lalu ke Pratunam Market, dan kemudian menghabiskan malam di Asiatique Riverfront. tapiiiiiii kenyataan tidak berjalan sesuai dengan rencana. setelah di hari sebelumnya kita gagal ke National Museum, jadi itinerary agak sedikit diubah yaitu ke National Museum lebih dulu. trus, karena penasaran sama event Bike For Mom tadi saya juga mengajak Donna untuk mampir sebentar ke Sanam Luang hanya untuk sekedar melihat-lihat proses pendaftarannya saja.

dari hotel kita memilih untuk naik tuk tuk menuju National Museum. dan hari ini Bangkok berubah menjadi lautan biru langit karena memang banyak orang Bangkok yang memakai kaos bertemakan Bike For Mom yang berwarna biru langit tersebut. di Sanam Luang yang letaknya berseberangan dengan National Museum lebih ramai lagi dengan orang-orang berkaos Bike For Mom sambil mengayuh sepeda mereka. dan belakangan karena lagi suka gowes juga bikin amaze sendiri sih ngeliatnya.

singkat cerita kitaa akhirnya masuk ke National Museum dan langsung diarahkan oleh seorang petugas untuk ke loket pembelian tiket. pas ngeliat harga tiketnya tercenganglah kita. berdasarkan hasil searching-searching konon katanya harga tiket masuk ke National Museum hanya sekitar THB50. tapiiiiii diloket pas di sana tertera kalau harga tiket masuknya itu kalo ngga salah THB200. duh sedih banget. akhirnya kita ngga jadi masuk dan memilih untuk foto-foto diluar bangunannya aja.

emang salah kita juga sih karena dihari sebelumnya itu ngga itung-itungan dulu sama belanjaan di Cathuchak Market. kita baru tahu pas lagi makan sore karena setelah dicek, duit udah sangat menipis sementara kita masih ada 2 hari lagi di Bangkok. disitulah kita kelabakan gimana caranya menghemat uang. dan yaa, jadi karena persediaan uang menipis akhirnya kita memilih untuk mengorbankan National Museum dan Pratunam Market, karena ngga mungkin kan kita belanja-belanja lagi.

National Museum of Thailand

dan inilah tampak luar dari National Museum of Thailand

tidak lama di taman National Museum, kita memutuskan ke Sanam Luang sekedar untuk foto-foto beberapa orang yang berpartisipasi aja, eh tapi malah diajak foto bareng. yasudah deh..

 Sanam Luang, salah satu spot pendaftaran

cyclists who participated the Bike For Mom event

doi ngajak foto bareng. yaudeh,,

kakek ini sudah tua tapi tidak menyurutkan semangatnya untuk ikutan event ini

dari Sanam Luang kita naik tuk tuk lagi ke stasiun MRT Hua Lamphong, lalu transit di stasiun MRT Si Lom untuk kemudian pindah naik BTS dari Stasiun Sala Daeng dan turun langsung di Stasiun BTS Siam. dari situ kita jalan kaki ke Siam Square tempat di mana Madame Tussauds berada.

btw, di Stasiun MRT Hua Lamphong ada semacam mini museum gitu yang isinya berupa foto-foto mengenai pembangunan MRT di Bangkok.

 Mini Museum di Stasiun MRT Hua Lamphong

 ini adalah batu pondasi pertama pembangunan MRT di Bangkok

jangan lupa beli tiketnya di mesin ini yaa..

Madame Tussauds Museum merupakan sebuah wax museum pertama yang ada di Asia Tenggara sebelum kemudian akhirnya Singapore juga memilikinya. beruntung saya dan donna sudah lebih dulu pesan tiket via online dan memilih tiket yang diskon hingga hampir 50% karena membelinya online dan datang sebelum pukul 12 siang. jadiii persediaan uang yang menipis tidak terpakai.

setelah registrasi kita akhirnya diizinkan masuk, setelah sebelumnya harus meletakkan botol minuman yang dibawa di meja yang disediakan karena kita tidak diizinkan untuk membawa makan dan minum ke dalam museum. di dalam museum ada banyak replika yang menyerupai aslinya dari tokoh-tokoh maupun artis-artis yang memang terkenal di mancanegara. dan Indonesia patut bangga karena founding father kita, Bapak Ir. Soekarno diberikan kehormatan untuk dibuat replikanya dan dipamerkan di museum ini. dan selanjutnya biarkan gambar yang banyak berbicara, tapi maap yee kalo spam..

 Welcome to ...

 duh pak, ga heran deh banyak perempuan yang naksir. senyumnya itu loohh..

 sespri-nya Obama :p



 uhuk..

 emang cuma donna yang mampu ngangkat pake satu tangan..

 bang bang tinggi amat bang, bagi adek dikit kek bang tulangnya

 Nickhuuunnnnn... :*

 donna with nickhun



 dan donna pun menemukan setengah hatinya di sini. cieee...

 Mario Maurer



 ketika donna akhirnya bertemu dengan idolanya, kapten amerika

 saya pun bertemu idola saya, doraemon. haha jomplang bgt yaa ama donna..

 he's mine :*

ki-ka: Brad Pitt, Angelina Jolie, anak angkatnya

sorry for spamming with those photos. setelah lelah berkeliling Madame Tussauds, saya dan donna akhirnya memutuskan untuk makan siang. karena ngeliat Siam itu lumayan berkelas yaa mall-nya jadi agak ngga berani gitu buat makan di sana. dan pilihan pun jatuh pada mall yang tidak jauh dari Siam yaitu MBK Center. ditambah lagi dengan rasa penasaran dengan restoran halal yang ada di sana. jalan kaki lah kita ke MBK Center. di tengah perjalanan ngga sengaja ngeliat tempat yang menarik perhatian namanya Bangkok Art and Culture Center. dan dengan sangat singkat akhirnya kita memutuskan untuk mampir sebentar di Bangkok Art and Culture Center ini. konsep dari BACC adalah galeri seni yang dipadukan dengan mini mall gitu. jadi kalo masuk ke sini itu nuansa seninya kental banget tapi ada sedikit komersilnya dengan banyaknya coffee shop, beberapa penjual aksesoris, ada juga tempat kursus musik, tempat pembuatan scrapbook, dan lain-lain. 

Welcome to ...

daaannn kami pun juga menemukan harta karun di sini, yaitu adalaahhhh sebuah perpustakaan. namanya adalah Art Library. letaknya di lantai LG dari BACC. terbuka untuk umum. siapapun boleh masuk dan mengakses perpustakaan ini. sistem yang mereka terapkan juga open access. selain itu kita bebas membawa masuk tas dan minuman ke dalam ruangan asalkan tidak merusak koleksi. 

maap yeuh backlight



 circulation desk






 tempatnya asik banget

 Kid's corner



ini pustakawannya loh..

merasa cukup di BACC kita pun kembali ke tujuan awal yaitu makan. anaconda dalem perut udah makin meronta-ronta minta diisi soalnya. jalan lah kita ke MBK dan mencari-cari tempat makan halal. di food court lantai 5 ada 2 tempat makan halal dan di luar food court juga ada 1 restoran halal namanya Yana Restaurant. kita berdua pun memutuskan untuk makan di Yana Restaurant. pelayan di sana pun ada yang sedikit-sedikit bisa bahasa Melayu.

buat wanita juga mesti hati-hati masuk ke tempat ini. ngga tahan buat ngeborong lah pokoknya.

setelah makan siang, kita melanjutkan lagi perjalanan kita. tujuan akhir hari ini adalah Asiatique Riverfront. tempat ini lagi nge-hip banget dikalangan anak muda Thailand dan tentunya dikalangan turis mancanegara. kayaknya belum afdol kalo ke Bangkok ngga ke tempat ini. untuk menuju Asiatique, kita dari MBK mall tinggal naik BTS dan turun di Stasiun BTS Saphan Taksin, lanjut menggunakan boat dari Sathon Pier. untuk menuju Asiatique ada boat khususnya dan pastinya gratis. cuma harus sabar-sabar antrinya karena panjang bangeeett. apalagi menjelang malam. maklumlah, Asiatique itu mulai buka juga sore hari. perjalanan dari Sathon Pier menuju Asiatique tidak lebih dari 15 menit, tapi mata kita akan dimanjakan dengan suasana pinggir sungai, yang walaupun tidak bisa dibilang bagus, tapi tetap menyenangkan, apalagi kalau di malam hari. lampu-lampu dari gedung-gedung tinggi di sekitar Sungai Chao Praya memberikan keindahan tersendiri.


 Asiatique Riverfront

Asiatique at night

nungguin sunset udah kayak nungguin jodoh. udah lama ditungguin taunya kehalang yang lain, eh maksudnya kehalang awan #lahcurhat

 btw, mereka ini adalah anak-anak sekolah Thailand yang lagi mencari donasi untuk kegiatan sekolah mereka dengan memainkan alat musik tradisional khas sana.

 
ada apa sih di Asiatique sampe kayaknya tempat ini rekomen banget buat dikunjungi? banyak banget sih sebenernya yang bikin tempat ini akhirnya jadi salah satu tourist attraction di Bangkok. di sana ada berbagai macam restauran yang bisa kamu cicipi makanannya. mau yang lebih murah sedikit, ada food court. pusat perbelanjaan yang menjual berbagai macam oleh-oleh mulai dari makanan hingga fashion stuffs, wanita please pegang dompet kuat-kuat, banyak barang-barang menggoda di sini. haha. dan lain-lain deh pokoknya.
 
Karena hari udah cukup malam, kita akhirnya memutuskan untuk kembali ke hotel. Dengan menaiki boat dan melewati rute yang sama, malam itu kita pulang termalam selama di Bangkok. karena besok akan kembali ke Jakarta, jadilah kita nyicil packing. baru kemudian istirahat.

Yup, that's it buat hari ke 4 perjalanan kita di Bangkok. lanjut di part selanjutnya yaaa. dan will be our unforgettable memory for us so far..

baca juga:
1. Get Lost in Bangkok part 1
2. Get Lost in Bangkok part 2
3. Get Lost in Bangkok part 3
4. Get Lost in Bangkok part 5
  
gals